Di Ujung Rasa Nikmat

Hanyalah kesadaran yang akan membuat kita terus maju dan keegoisan yang akan membuat kita terhenti.

Tahukah engkau?
Ketika Allah menitipkan rasa di dalam hati manusia, DIA berfikir inilah yang terbaik untukmu dan manusia wajib untuk mengelola rasa itu dengan proses pemasakan yang matang, sebelum dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Rasa yang didalamnya terdapat bumbu dan aroma penyedap, dia akan bertambah nikmat ketika diberikan untuk orang yang membutuhkan.

karena rasa itu banyak dibutuhkan manusia.
Rasa yang mengandalkan toleransi untuk hidup.
Rasa yang mengesampingkan emosi untuk mendamaikan.
Rasa untuk menyingkirkan keegoisan untuk menyatukan.
Rasa yang teramat nikmat untuk dirasa dan dinikmati.
Hanya saja, manusia terkadang sering lupa bagaimana cara untuk menikmatinya dengan cara yang benar.

Iklan

Penulis: kangjum

My name Jumadi arya pratama I am from Indonesia Greetings for all the companion piece of paper wherever located

14 thoughts on “Di Ujung Rasa Nikmat”

  1. seperti pembahasan teh santika tentang manfaat Jengkol ya kang, walau banyak yang bilang jengkol itu bau, tetapi jika diolah dengan bumbu-bumbu yang tepat, pasti ujungnya rasa jengkol tersebut akan nikmat untuk disantap. hehe..!!

    Suka

silahkan komentar disini :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s