Sekolah Kebanjiran, Siswa Pulang Lebih Awal

Hujan deras yang terjadi pada Senin (12/1/2015) sore hingga malam menyebabkan halaman SDN 1 Prambanan tergenang air. Pada Selasa (13/1/2015) pagi, halaman dan ruang kelas masih tergenang air sehingga pihak sekolah terpaksa memulangkan siswa lebih awal.

SD yang terletak di tepi Jl Solo-Jogja atau sebelah timur kantor Kecamatan Prambanan itu terendam sejak Senin malam dengan ketinggian lebih dari 50 sentimeter (cm). Air yang menggenangi halaman sekolah itu berasal dari luberan di saluran air yang berada di sisi utara dan selatan sekolah itu.

Menurut Kepala SDN 1 Prambanan, Tri Bento Setyastuti, genangan air itu membuat kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan 200 siswa itu terganggu. Siswa tidak bisa mengikuti pelajaran karena kelasnya tergenang air. Pihaknya terpaksa memulangkan siswa lebih awal.

“Siswa tidak bisa mengikuti pelajaran karena kelasnya tergenang air akibat Senin malam hujan deras. Jadi, siswa kelas I dan II terpaksa dipulangkan pukul 08.00 WIB. Sedangkan kelas III sampai kelas VI tetap diberikan pelajaran tetapi dipindah di ruang belakang. Setelah itu, mereka membersihkan kelas terutama buku-buku yang basah lalu dipulangkan pukul 11.00 WIB,” katanya, Senin.

Salah satu guru SDN 1 Prambanan, Kumari, menambahkan genangan air itu merupakan kejadian yang terparah. Ada enam ruangan yang tergenang air setinggi 30 cm dan halaman sekolah tergenang setinggi 50 cm. “Letak sekolah yang lebih rendah dari jalan raya yang sudah ditinggikan membuat air dari jalan raya dan saluran air meluber kemudian masuk ke halaman sekolah. Saluran pembuangan juga tidak lancar. Biasanya genangan tidak sampai separah ini,” katanya.

Sementara itu, Camat Prambanan, Suhardi, mengatakan pada Senin pagi ketinggian air masih 50 cm dan di ruangan 10 cm. Menurutnya, banjir terjadi karena Jl Solo-Jogja ditinggikan sekitar 20 cm sehingga air tidak bisa mengalir ke jalan raya. Air dari saluran air di dekat sekolah itu juga meluber masuk halaman SD. “Agar genangan cepat surut, kami meminjam dua pompa diesel dari warga untuk membuang air ke jalan raya. Rencananya kami akan membangun tanggul kecil di saluran air untuk mencegah air masuk ke SD. Meskipun halaman sekolah tergenang, yang penting ruang kelas tidak tergenangair sehingga siswa tetap bisa belajar,” imbuhnya.

Iklan

Penulis: kangjum

My name Jumadi arya pratama I am from Indonesia Greetings for all the companion piece of paper wherever located

4 thoughts on “Sekolah Kebanjiran, Siswa Pulang Lebih Awal”

silahkan komentar disini :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s