Tidak Merasa Butuh (Masa Lalu)

Aku merasa kau tak perlu untuk menjawab semua keluh kesahku
Tidak merasa butuh nasehatmu
Ketika tubuhku ini tersandar ditubuhmu
Tidak merasa lebih baik ketika kau mengatakan hal yang baik untukku
Semuanya tiada berguna
Karena yang aku butuhkan hanyalah pundak dan telingamu

Aku hanya ingin menyandarkan harapanku dipundakmu
Agar kau juga merasakan, bahwa bebanmu juga bebanku
Aku butuh telingamu untuk mendengarkanku ketika aku bercerita

Tapi ketika aku berjumpa malam
Kuatku tidak ada artinya
Aku berjuang denganmu menumbuhkan kekuatan untuk pergi dari masa lalu
Tapi pada kenyataanya, semua hanya ilusi yang mematikan semua langkahku

Aku ingin berjuang denganmu
Kau gandeng tanganku melewati jalan yang mematikan langkahku
Aku mulai tersenyum dan kau berkata “Tidak ada yang perlu ditakuti dari masa lalumu”
Berdirilah hadapi dengan gagah karena dia tidak akan menang mematikanmu.
Ayo teruslah berjalan bersamaku menerobos tajamnya masa lalumu
Seperti kau menerobos lampu merah yang tak pernah takut akan tilang pak polisi
Aku akan tetap disampingmu

Iklan

Penulis: kangjum

My name Jumadi arya pratama I am from Indonesia Greetings for all the companion piece of paper wherever located

2 thoughts on “Tidak Merasa Butuh (Masa Lalu)”

silahkan komentar disini :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s